Sekilas Tentang HIV-AIDS
AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh oleh virus yang disebut HIV.
HIV berjalan sangat progresif merusak system kekebalan tubuh. Apabila tidak ada terapi yang dilakukan, kebanyakan penderita AIDS akan meninggal dalam beberapa tahun.
Proses infeksi dari virus ini bisa melalui berbagai cara, seperti : penularan melalui jarum suntik nafza, berganti pasangan dalam berhubungan seks, dan transfusi darah, penularan juga bisa terjadi pada anak dalam kandungan ibu, apabila sang ibu dinyatakan HIV positif.
Sesudah tubuh terinfeksi, virus mulai bekerja mereplikasi diri dalam sel tubuh. Virus ini mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dengan menghasilkan antibodi untuk HIV. Masa antara masuknya virus dan terbentuknya antibodi yang dapat dideteksi melalui pemeriksaan laboratorium adalan 2 – 12 minggu, masa ini disebut dengan masa jendela (window period). Selama masa jendela, pasien mudah menularkan pada orang lain. Hampir 30% – 50% orang mengalami masa infeksi akut yaitu demam, pembesaran kelenjar getah bening, keringat malam, ruam kulit, sakit kepala, dan batuk.
Orang yang terinfeksi HIV dapat tetap hidup tanpa gejala untuk jangka waktu cukup panjang, bahkan sampai 10 tahun lebih. Sesudah suatu jangka waktu, virus akan memperbanyak diri dengan cepat dan diikuti oleh rusaknya sel kekebalan tubuh sehingga terjadi sindroma kekurangan daya tahan tubuh yang progresif.
Pengobatan untuk mengatasi AIDS yang ada saat ini adalah terapi anti –retroviral (ARV) yang bertujuan untuk menekan perkembangan virus HIV dalam tubuh.
Di Indonesia, obat ARV ini disediakan oleh pemerintah untuk dibantukan untuk para ODHA. karena harga obat ARV itu mahal dan harus diimpor dari luar negeri, sedangkan anggaran pemerintah untuk kesehatan terbatas, akhirnya pemerintah kekurangan stock. Banyak terjadi demo yang dilakukan ODHA dan LSM peduli AIDS yang menyerukan hal ini (pengadaan ARV).
Sekarang ini sudah ada bahan ramuan tradisional (jamu) dari Indonesia yang berkhasiat hampir sama dengan ARV yaitu meningkatkan daya tahan tubuh penderita HIV / AIDS. Ramuan ini diberi merek IMMUNE SYSTEM BOOSTER. Ditemukan melalui penelitian dan uji coba lapangan selama lebih dari 20 tahun oleh Sinshe Hendra Yauw.
Dari hasil uji coba pada beberapa pasien penderita HIV / AIDS yang mengkonsumsi Immune System Booster selama 1 bulan, dari hasil laborat terlihat CD-4 bertambah yang berarti daya tahan tubuh mereka sudah meningkat
Share







