Home » Testimony
KAPSUL CHING LUNG Harapan bagi Penderita HIV-AIDS
Selasa, 12 Februari 2008
www.suarakarya-online.com
SOLO (Suara Karya): Ada harapan bagi penderita HIV-AIDS untuk bisa kembali memperbaiki kualitas hidupnya. Salah satunya adalah dengan memberikan ramuan jamu hasil racikan seorang Shinse asal Solo, Hendra Yauw.
Jamu hasil racikan Hendra Yauw yang dikemas dalam kapsul berlabel “Sehat Badan Ching Lung” itu mampu meningkatkan daya tahan tubuh penderita HIV/AIDS. Ini terbukti setelah empat penderita HIV/AIDS yang tergabung dalam Yayasan Gessang di Solo mencoba mengonsumsi obat tersebut.
Dalam jangka waktu satu bulan, berat badan mereka naik antara 4 hingga 5 kilogram. Selain itu, setelah diuji CD4-nya (daya tahan tubuh), ternyata juga mengalami kenaikan yang tadinya 200 menjadi 500,” kata Hendra Yauw di sela-sela pengobatan gratis dalam rangka memperingtai Hari Pers Nasional (HPN) di Monumen Pers, Senin (11/2).
Dengan hasil tersebut, menurut Hendra, memang mendekati normal. Tetapi, yang hingga saat ini belum bisa diuji adalah apakah obat herbal temuannya itu mampu membunuh virus HIV/AIDS. Sebab, untuk melakukan uji laboratorium untuk mengetahui apakah masih ada virus HIV-AIDS di dalam tubuh seseorang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Untuk mengecek satu orang saja dibutuhkan dana sekitar Rp 1,5 juta.
“Tetapi dalam jangka waktu dekat kami akan melakukan tes laboratorium untuk menguji apakah obat itu mampu membunuh virus atau tidak,” katanya lagi.
Lebih lanjut Hendra mengatakan, hingga saat ini sudah banyak pasien yang mendatangi tempat praktiknya, yakni di Jalan Seruni BX-9, Solo Baru, untuk mendapatkan kapsul yang berfungsi menaikkan daya tahan tubuh tersebut.
Bagi penderita HIV-AIDS, mereka harus mengonsumsi sebanyak 120 kapsul dalam satu bulan dan dalam satu hari sebanyak 2 kali, maka CD4-nya akan naik. Selain itu, nafsu makan penderita juga muncul kembali sehingga berat badan mereka jadi naik.
Meskipun Hendra tidak menyebutkan berapa harga obat tersebut, dia memastikan bahwa harganya terbilang murah dan terjangkau. Obat herbal hasil temuannya tersebut telah terdaftar di Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) dengan nomor registrasi 033225111 untuk jamu Sehat Badan Chin Lung.
“Dengan demikian, obat ini aman untuk dikonsumsi. Tetapi sampai saat ini memang belum dipasarkan secara luas karena masih menunggu hak paten,” katanya lagi.
Bahan dalam obat herbal tersebut berasal dari Indonesia dan terdiri dari 12 macam ramuan, yakni sambiloto, tempuyung, temu lawak, sirih, kunir, serta kapulaga. Sementara enam ramuan lainnya, Hendra enggan mengatakan.
Obat hasil racikannya itu sebenarnya bukan ditujukan bagi penderita HIV-AIDS. Tetapi pada perkembangannya ternyata mampu menaikkan daya tahan tubuh penderitanya. Sehingga, obat ini tidak hanya dikonsumsi penderita HIV-ADIS, tetapi juga bagi semua orang. (Endang Kusumastuti)
Share